Sabtu, 05 Mei 2012

Obat Untuk Penyakit Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi atau di sebut juga dengan Hipertensi (Hypersional) merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal.Berikut informasi pengobatan penyakit Darah Tinggi dengan menggunakn Obat Herbal Jelly Gamat Luxor, yang secara ampuh dapat mengobatai Penyakit Darah Tinggi tanpa epek samping karena mengandung ekstrak Telipang.

Pada pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan oleh dokter akan di dapat dua angka atau dua ukuran. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontaksi atau sistolik. Tekanan sistolik dapat mencapai 140/90 mmHG. Angka yang lebih rendah di peroleh pada saat jantung berleraksasi atau diastolik, tekanan diastolik kuurang dari 90 mmHG, tekanan diastolik ini masih masih dalam kisaran normal.

Darah Tinggi Dapat disebabkan Oleh:

Ada beberapa hal yang dapat menyebabakan terjadinya penyakit darah tinggi, diantaranya:

  •  Kurang Olahraga
Kurang bergerak dan berolahraga dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Dengan olahraga teratur Anda  dapat menurunkan tekanan darah tinggi, namun olahraga yang berat juga tidak di anjurkan oleh penderita darah tinggi.

  •  Rokok
Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan tekanan jantung menjadi tinggi selain itu juga dapat mengakibatkan serangan jantung, stroke, dan diabetes. Apabila kebiasaan  merokok terus dilanjutkan dalam keadaan memiliki tekanan darah tinggi maka hal itu sangat berbahaya yang memicu penyakit-penyakit lain menyerang tubuh yang berkaitan dengan darah dan jantung.

  •  Usia
Semakin usia Anda meningkat maka tekanan darahpun akan meningkat,  tidak akan sama ketika usia Anda masih muda.

  •  Keturunan
Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi kemungkinan ia akan terkena tekanan darah tinggi, didalam sebuah penelitian menujukan bahwa ada bukti gen yang di turunkan untuk masalah darah tinggi.

  •  Alkohol
Mengkonsumsi alkohol dan kafein yang berlebih akan menyebabkan tekanan darah tinggi.

  •  Stres
Sebagian besar darah tinggi disebabkan faktor stres dan emosi yang tidak setabil cenderung memicu  kenaikan tekanan darah.

  •  Garam
Tekanan darah  juga dapat di akibatkan oleh  berlebihnya mengkonsumsi garam, dan dapat meningkatkan teakanan darah dengan cepat apalagi yang menderita penyakit diabetes, hipertensi, mereka yang berusia tua, dan mereka yang berkulit hitam.

  •  Kegemukan  atau Obesitas
Mereka yang memiliki berat badan yang berlebih di atas berat badan yang ideal, kemungkinan besar memiliki tekanan darah tinggi.

Gejala

Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sesungguhnya tidak). Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa saja terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah yang normal.

Jika hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, bisa timbul gejala berikut:
  1. Sakit kepala
  2. Kelelahan
  3. Mual
  4. Muntah
  5. Sesak nafas
  6. Gelisah
  7. Pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.

Solusi terbaik dan aman Jelly Gamat Luxor yang ampuh mengobati Penyakit Darah Tinggi tanpa efek samping negatif pada tubuh.


 Gamat merupakan hewan yang hidup di dasar laut, biasa di sebut Teripang, Sea cucumber atau hoi som. Terdapat kurang lebih 1000 species gamat, namun yang dapat dijadikan bahan makanan tidak lebih dari 40 species saja.
Satu diantara Gamat yang dapat kita konsumsi dan memiliki nilai pengobatan tradisonal yang istimewa adalah gamat species Stichopus hermanii (gamat Emas). Dan gamat emas inilah yang merupakan kandungan utama jelly gamat luxor.

Pesan Sekarang Atasi Penyakit Darah Tinggi dengan Cepat dan Aman
 



Demikian Informasi Pengobatan Herbal  Penyakit Darah Tinggi dengan Menggunakan Jelly Gamat Luxor yang Ampuh dan Aman di konsumsi tubuh tanpa menimbulkan efek samping negatif pada tubuh. Semoga informasi dapat membantu dan meringankan beban penderita bagi Anda yang menderita Penyakit Darah Tinggi.
Semoga di berikan kesembuhan.


Jumat, 04 Mei 2012

Modifikasi Gaya Hidup dan Faktor Resiko untuk Pengobatan Penyakit Jantung

Modifikasi gaya hidup dan faktor resiko adalah bagian dari pengobatan penyakit jantung koroner yang tidak terpisahkan. Tak hanya itu, gaya hidup dan modifikasi faktor resiko juga merupakan sarana pencegahan penyakit jantung yang bisa dilakukan oleh setiap individu.

Penyebab jantung koroner dan kelainan jantung lainnya lebih baik dicegah sebelum terlambat. Namun, jika sudah divonis mengidap penyakit jantung, perubahan gaya hidup dan penurunan faktor resiko sangat membantu pengobatannya.
Berhenti Merokok

Merokok dianggap sebagai faktor resiko utama terhadap perkembangan kematian otot jantung (myocardial infarction) yang fatal maupun yang tak fatal.

Pada penderita penyakit jantung yang meneruskan kebiasaan merokoknya, mereka memiliki persentase kematian hingga 82%. Sedangkan mereka yang memilih untuk berhenti hanya memiliki 37% persentase kematian.

Banyak dokter yang akan memberikan berbagai bentuk dukungan untuk berhenti merokok bahkan bagi mereka yang dikategorikan sebagai perokok berat (lebih dari 10 batang/hari) akan ditawarkan terapi pengganti nikotin sebab keberhasilan dengan terapi ini cukup tinggi.
Perubahan Pola Makan/Modifikasi Diet

Perubahan pola makan sangat jelas merupakan tambahan yang dianjurkan sebagai terapi penurunan lemak. Namun, diet rendah lemak hanya akan menurunkan kadar kolesterol dalam darah sebesar 5% bahkan untuk mereka yang konsisten.

Sedangkan modifikasi dalam diet akan memberikan keuntungan lebih berupa sarana pencegahan. Keuntungan lebih ini biasanya didapatkan oleh mereka yang menerapkan pola Mediteranian diet atau yang menambahkan lemak ikan beromega tinggi. Selain itu, mengonsumsi minuman beralkohol maksimal 21-28 unit per minggu (1 unit=8gr) untuk pria dan 14-21 unit untuk wanita dapat menurunkan resiko terserang jantung koroner.
Obesitas

Ada hubungan erat antara indeks masa tubuh/body mass index (BMI) dengan resiko penyakit jantung. Tidak ada percobaan yang dilakukan untuk menunjukkan bahwa penurunan berat badan pada pasien obesitas dengan penyakit jantung koroner akan berefek pada gejala yang timbul.

Namun, sangat masuk akal bahwa penurunan berat badan akan menurunkan frekuensi angina, faktor resiko penyakit jantung seperti hipertensi dan diabetes mellitus, dan prognosis (prediksi tentang penyakit: akan sembuh/tidak, dengan cacat atau tidak).
Olahraga dan Pemulihan Jantung

Dibandingkan mereka yang menghabiskan sepanjang hari tanpa bergerak, mereka yang aktif melakukan olahraga hanya memiliki resiko penyakit jantung 1/2 nya saja. Olahraga teratur akan berefek pada tekanan darah dan kadar lemak.

Para ahli menyarankan untuk olahraga minimal 3 kali seminggu, 30 menit setiap kali berolahraga. Olahraga aerobik rutin akan memproteksi seseorang dari bahaya berkembangnya penyakit jantung koroner.
Menurunkan Faktor Resiko Penyakit Jantung

Jika seseorang memiliki faktor resiko penyakit jantung seperti diabetes melitus, hipertensi, dan hiperkolesterolemia, maka faktor resiko ini harus diobati. Banyak dari penderita diabetes bukan meninggal akibat penyakit gula itu sendiri tetapi karena komplikasi jantung.

Semua pengidap diabetes melitus disarankan untuk menjalani terapi ACE dan statin sebab penggunaan terapi ini berfungsi untuk menurunkan resiko pada jantung. Untuk hipertensi, tidak ada percobaan spesifik terhadap antihipertensi dengan penyakit jantung namun ß-blocker dan terapi ACE bisa menjadi tindakan pencegahan.

Orang dengan jantung koroner diwajibkan untuk memiliki tekanan darah di bawah 140/85 mmHg. Penderita hiperkolesterolemia dengan kadar kolesterol rata-rata (<5.0 mmol/L) dianjurkan untuk menjalani terapi penurunan lemak hingga kadar lemak mencapai kurang dari 4.0 mmol/L.

Obat Herbal untuk Penyakit Jantung

Di Indonesia, penyakit jantung koroner yang di tahun 1972 berada di peringkat 11 penyebab kematian, kini berada di peringkat 1. Sedangkan di dunia, penderita penyakit ini kian bertambah.

Karena semakin meningkatnya penderita penyakit jantung di seluruh dunia, para ahli dan ilmuwan yang kompeten di bidangnya mulai mencari obat sakit jantung alternatif dan menelitinya.

Faktanya, beberapa tumbuh-tumbuhan herba mengandung nutrisi dan kandungan yang diperlukan untuk jantung dan dapat menurunkan faktor resikonya.

Kini, tak sedikit penderita penyakit jantung di seluruh dunia yang menggabungkan obat-obatan kimia dan obat herbal untuk menurunkan faktor resiko jantung seperti hipertensi dan diabetes.

Negara barat yang acap kali mengagung-agungkan obat modern pun kini mulai melirik obat herbal untuk mengatasi penyakit jantung. Ini dia beberapa obat-obat herbal yang telah digunakan untuk mengobati dan mencegah penyakit jantung di seluruh dunia.

    Noni Juice
    Mengkudu atau yang disebut orang Hawaii sebagai Noni mengandung senyawa utama scopoletin yang berfungsi untuk menstabilkan tekanan darah. Saat tekanan darah Anda tinggi, ia akan menurunkannya, namun ketika tekanan darah rendah ia akan menaikkannya hingga batas normal. Scopoletin akan melebarkan pembuluh darah yang sempit sehingga jantung tak perlu bekerja keras untuk memompa darah. Selain itu, mengkudu memiliki berbagai macam kandungan yang bekerja secara sinergis untuk kesehatan jantung Anda.

    Sarang Semut
    Bukan hanya tulang dan gigi, jantung dan pembuluh darah juga memerlukan kalsium. Tetapi terlalu banyak kalsium juga akan berefek pada terjadinya hypercalcemia, yang berpengaruh pada detak jantung. Sarang Semut memiliki kandungan kalsium dan kalium yang diperlukan oleh jantung sehingga detak jantung Anda akan normal: tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Sarang Semut juga mengandung antioksidan (flavonoid) tinggi dan multi mineral yang melancarkan peredaran darah.

    Jahe
    Tersumbatnya aliran darah diakibatkan adanya lemak dan kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah dan ini akan menyebabkan penyakit jantung koroner. Nah, jahe yang biasanya dipakai bumbu masakan ternyata memiliki kandungan yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Dalam jurnal kesehatan yang diterbitkan tahun 2008, 'Saudi Medical Journal’ disebutkan bahwa mengonsumsi 3 gr jahe per hari selama 45 hari dapat menurunkan kadar kolesterol.
   
    Bawang Putih
    Bawang putih diklaim sebagai obat ajaib bagi sakit jantung. Bumbu masakan ini bahkan telah dipakai oleh penderita penyakit jantung di seluruh dunia dan telah digunakan sejak lama dalam pengobatan medis. Bawang putih juga telah menjadi subyek penelitian dalam 258 jurnal tentang penyakit jantung yang telah diterbitkan. Dan penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lemak akan meningkatkan resiko penyakit jantung tetapi menambahkan bawang putih akan melenyapkan ½ bagian lemak dari arteri. Tak hanya itu, menambahkan 1 siung bawang putih pada menu diet harian Anda akan membantu menurunkan kolesterol dalam darah dari 10% hingga 17%. Banyak penderita sakit jantung yang enggan mengonsumsi bawang putih karena baunya yang menyengat dan tahan lama. Tetapi banyak orang barat justru membuat jus bawang putih untuk mengatasi penyakit jantung.

Nah, tak ada salahnya mengonsumsi obat herbal untuk mengatasi penyakit jantung Anda. Sebab banyak penelitian yang mendukung dan banyak orang di dunia yang telah mencobanya.

Jenis-Jenis Penyakit Jantung

Penyakit jantung merujuk pada penyakit yang menyerang jantung dan sistem pembuluh darah. Jantung adalah organ strategis dalam tubuh seseorang karena peranannya sebagai pemompa darah.

Ada banyak penyebab penyakit jantung seperti pola hidup, kelainan bawaan sejak lahir, dan pola makan yang tidak sehat. Serangan jantung merupakan akibat mematikan dari penyakit jantung koroner yang menjadi pembunuh wanita dan pria paling banyak di Amerika.

Faktanya, penyakit jantung tak hanya menyerang orang lanjut usia. Dewasa ini, banyak anak muda yang telah mengidap berbagai penyakit jantung. Bahkan bayi yang baru lahir bisa mengidap kelainan pada jantung.

Ada 50 lebih jenis penyakit jantung yang mengintai mereka yang memiliki pola hidup dan makan yang tidak sehat. Meskipun sudah ada beragam cara untuk menangani sakit jantung, dari medis hingga herbal, mencegah tetap lebih baik dari mengobati. Ini dia jenis-jenis penyakit jantung yang wajib Anda waspadai.
Gagal Jantung

Gagal Jantung atau Heart Failure adalah keadaan dimana jantung tidak bisa memasok aliran darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan berpotensi mematikan. Terkadang gagal jantung sering disalahartikan sebagai serangan jantung.

Penyakit jantung jenis ini memiliki gejala antara lain: pembengkakan pada kaki dan tangan, penambahan atau pengurangan berat badan sebelum terjadi pembengkakan karena kelebihan cairan, nafas pendek, kelelahan yang terus menerus, angina atau ketidaknyamanan pada dada dan lengan karena penyumbatan arteri koroner.
Heart Valve Disease

Heart Valve Disease atau masalah pada katup jantung adalah keadaan dimana salah satu atau lebih katup jantung tidak bekerja dengan baik. Dalam beberapa kasus, orang-orang terlahir dengan masalah pada katup jantung sedangkan beberapa orang mendapatkan kelainan pada katup di masa hidupnya.

Kelainan pada katup jantung bisa disebabkan oleh infeksi, usia, dan karena penyakit lain. Hampir tak ada gejala yang ditemukan oleh penderita kelainan pada katup jantung. Ada tiga jenis penyakit katup jantung: kebocoran, penyempitan, dan katup tanpa lubang. Tidak ada obat untuk kelainan pada katup jantung kecuali operasi. Tetapi bagi Anda yang tidak memiliki penyakit ini dari lahir, menjaga pola makan dan pola hidup adalah kunci untuk terbebas dari penyakit ini.
Aritmia

Ini adalah jenis penyakit jantung yang mengganggu yakni gangguan irama atau detak jantung. Detak jantung bisa lebih cepat, lebih lambat, dan tidak teratur. Faktor utama penyakit aritmia adalah kurangnya kalsium dalam tubuh dan terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung.

Penyumbatan pembuluh darah jantung yang juga berefek pada detak jantung yang tidak normal akan berakibat pada serangan jantung. Selain 2 hal tersebut penyebab aritmia lainnya adalah diabetes, tekanan darah tinggi, merokok, kafein, alkohol, stres, kematian otot jantung, penyalahgunaan obat, dan terlalu aktifnya kelenjar thyroid.
Perikarditis

Jenis penyakit jantung ini adalah peradangan pada kantung jantung atau pericardium sehingga menimbulkan penimbunan cairan dan penebalan. Peradangan ini disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab yang umum adalah infeksi virus dan terapi penyinaran untuk kanker payudara.

Gejala yang timbul akibat perikarditis adalah sesak nafas, batuk, tekanan darah tinggi, dan kelelahan akibat kerja jantung menjadi tidak efisien. Penyakit jantung ini bisa didiagnosa melalui MRI atau kateterisasi jantung. Mengonsumsi obat untuk mengurangi cairan dapat membantu mengurangi gejala perikarditis tetapi kesembuhan total dilakukan dengan mengangkat pericardium.
Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh lapisan lemak atau kolesterol di dinding nadi yang menyumbat pembuluh darah. Akibat dari penyumbatan oleh lapisan lemak dan kolesterol ini adalah terganggunya proses suplai darah dari dan ke jantung. Ketika darah tersumbat akibat lapisan lemak maka inilah yang disebut serangan jantung.

Lapisan lemak dan kolesterol di dinding nadi diakibatkan oleh kecanduan rokok, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Jika seseorang merasakan gejala-gejala seperti nyeri di dada bagian tengah yang menjalar hingga ke lengan kiri dan leher bahkan sampai ke punggung, keringat dingin, dan rasa mual berarti orang tersebut kemungkinan menderita penyakit jantung koroner.

Untuk jenis penyakit jantung koroner bisa diobati dengan herbal yang telah diuji klinis dan diuji khasiatnya oleh ilmuwan dan dokter. Noni Juice ditambah dengan perubahan pola makan yang sehat akan mengembalikan fungsi jantung secara normal.

Masih banyak penyakit jantung yang belum dijelaskan disini. Namun yang paling umum adalah penyakit-penyakit jantung di atas. Waspadai gejalanya dan selalu berkonsultasilah ke dokter apabila salah satu penyakit jantung di atas menyerang anda.

Gampang Pingsan Bukan Berarti Lemah Jantung

Sangat mungkin Anda sering menjumpai orang di sekeliling entah itu keluarga, teman, kerabat, atau bahkan Anda sendiri mudah sekali pingsan. Beraktifitas sedikit saja, atau terlalu kecapaian kemudian jatuh pingsan.

Lebih parahnya lagi ada klaim bahwa orang yang mudah jatuh pingsan sangat berkaitan dengan lemah jantung. Padahal lemah-tidaknya jantung seseorang tidak hanya disebabkan oleh faktor jantung kita kurang beres, melainkan bisa juga disebabkan oleh faktor dari luar.

Intinya, seringnya seseorang terjatuh pingsan tidak bisa langsung diidentikkan dengan lemah jantung. Menurut para ahli, sebagian besar orang yang mengalami pingsan yang disebabkan bukan karena lemahnya jantung orang tersebut, disebabkan oleh hipersensitifitas vagus.

Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan refleks saraf hormon ketika bereaksi dalam posisi berdiri yang berkepanjangan. Vagus sendiri merupakan saraf otak yang sangat berpengaruh terhadap frekuensi detak jantung manusia.

Pada orang yang sensitif bahkan hipersensitif, keadaan dimana kekuatan konstraksi yang semakin bertambah justru akan mengaktifkan reseptor mekanik pada dinding bilik jantung kiri sehingga timbul apa yang disebut dengan reflex Bezold-Jarisch.

Apa yang terjadi kemudian? Frekuensi detak jantung akan menjadi lambat, pembuluh darah tepi melebar, dan kemudian terjadi tekanan darah rendah sehingga aliran darah ke susunan saraf menjadi terganggu. Disinilah sinkop yang merupakan salah satu pencerminan hipersensitivitas vagus terjadi.
Hindari Penggunaan Baju Ketat

Sebagaimana disebutkan di atas, sering jatuh pingsannya seseorang bukan semata disebabkan oleh lemahnya jantung, namun bisa juga terjadi karena faktor luar. Dalam konteks hipersensitiftas vagus bisa juga terjadi berupa sinkop sinus karotis, yakni jatuh pingsan yang terjadi saat menoleh mendadak.

Mengapa hal tesebut bisa terjadi? Kondisi menoleh mendadak bisa jadi merupakan gangguan ketika Anda menggunakan kerah yang ketat dan terlalu tinggi. Pemakaian kerah yang ketat akan menyebabkan penekanan pada sinus karotis yang berada di leher agak depan. Lebih parahnya lagi, kondisi demikian bisa menyebabkan detak jantung menjadi lambat dan menimbulkan sinkop.

Jika dilakukan tes pemeriksaan yang disebut elektro-fisiologi pada penderita, maka umumya terlihat fungsi listrik jantung bekerja pada batas normal. Apabila ada manipulasi ringan berupa penekanan leher di daerah sinus karotis tadi akan tampak berupa garis datar pada layar monitor.

Untuk mencegah melambatnya detak jantung dan sinkop maka usahakan supaya Anda tidak menggunakan pakaian yang memiliki kerah ketat dan terlalu tinggi. Selain itu, usahakan juga untuk tidak memijat bagian leher yang bisa menyebabkan tekanan pada sinus karotis.

Selain pencerminan hipersensitifitas vagus diatas, bisa juga terjadi apa yang dinamakan dengan paroxysmal sinus arrest. Dalam konteks ini, bisa saja terjadi sumber listrik utama jantung mengalami penghentian dalam waktu antara 6-23 detik sekalipun tanpa adanya faktor penyebab yang melatarbelakanginya.

Paroxysmal sinus arrest bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, entah sedang berkegiatan atau sedang beristirahat, siang ataupun malam. Dalam hal ini ketika diadakan pemeriksaan elektrofisiologis maka keadaan di layar monitor akan tampak normal. Pada umumnya, pengobatan akan diarahkan pada penggunaan alat pacu jantung secara permanen yang ditanamkan dibawah kulit dada penderita.

Untuk mencegah sinkop yang disebabkan bukan oleh kelainan jantung, maka bisa disiasati dengan banyak melakukan olahraga secara regular seperti bersepeda, jogging, berenang, dan lainnya. Namun demikian, jika sinkop disebabkan oleh adanya kelainan jantung yang diderita seseorang maka dianjurkan untuk sesegera mungkin berkonsultasi ke dokter jantung untuk mendapatkan tindakan yang tepat dan menghindari resiko yang lebih parah.

Patut Anda ingat bahwa penyakit yang dideteksi diawal akan relatif lebih mudah untuk disembuhkan dibandingkan dengan penyakit yang sudah bersemayam lama. Jaga baik-baik kondisi tubuh Anda, luar ataupun dalam.

Ternyata, Tidur Siang Bisa Menekan Resiko Terkena Penyakit Jantung

Di zaman modern yang menuntut mobilitas tinggi, rehat sejenak untuk tidur siang bisa dibilang sudah hampir mustahil.

Perhatikan saja fenomena di kantor-kantor, di pertokoan, kantor pemerintahan dan tempat-tempat sibuk lainnya, dimana para pekerja nampak begitu terlena dengan berbagai aktifitasnya. Jangankan berpikir untuk tidur siang, jam makan siang saja sering dilanggar karena beban pekerjaan yang menumpuk.

Memangnya kenapa mesti tidur siang? Tidur siang sangat mungkin dianggap enteng oleh mayoritas orang.

Namun tahukah Anda bahwa dengan mengistirahatkan sejenak pikiran dan fisik Anda di siang hari, di tengah segala aktifitas kerja Anda, bermanfaat dalam menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Begitulah faktanya, bahwa tidur siang yang dilakukan secara konsisten akan berefek dalam membantu kadar stres seseorang dan yang terpenting mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung.
Penelitian Seputar Tidur Siang

Klaim diatas tentu bukan sebatas bualan semata. Namun kesimpulan yang berdasarkan hasil kerja ilmiah secara valid dan rigid. Sebagaimana disimpulkan dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Sarah Conklin dan Ryan Brindle dari Allegheny University di Pennsylvania, bahwa tidur siang memberikan efek positif yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Efek positif tersebut sangat mempengaruhi kondisi saluran kardiovaskular yang membantu dalam menjaga tekanan darah tetap seimbang.

Beban kerja yang berat dan tingkat stres yang tinggi akan berimplikasi pada kelelahan fisik dan psikis yang selanjutnya akan menyebabkan tekanan darah menjadi tidak seimbang. Kondisi demikian dalam jangka panjang akan memaksa kinerja jantung semakin berat dan lama-kelamaan jantung akan mengalami kelelahan.

Begitu juga bahwa aktifitas tidur siang tidak membantu menurunkan kadar stres secara drastis. Namun apabila dibandingkan vis-a-vis, kelompok yang melakukan tidur siang paling tidak satu jam dalam seharinya memiliki interval nadi dan tekanan darah yang cenderung stabil.

Begitu juga dengan hasil penelitian lainnya yang dilakukan oleh ilmuwan Yunani selama enam tahun lamanya yang menyimpulkan bahwa orang yang senantiasa tidur siang selama paling tidak 30 menit dalam setiap harinya memiliki resiko 37% lebih rendah terhadap gangguan penyakit jantung.

Hasil diatas semakin dilegitimasi dengan pendapat para ahli bahwa tidur siang sangat berperan dalam membuat orang untuk rileks dan bisa juga mengurangi tingkat stres. Bahkan, persentase penyakit jantung lebih kecil ditemukan di negara-negara yang penduduknya rutin melakukan tidur siang dibandingkan negara yang penduduknya tidak pernah tidur siang.
Urgensi Tidur Siang Bagi Pekerja

Tahukah Anda bahwa tidur siang telah membantu menurunkan resiko gangguan jantung pada para pekerja sebanyak 64%. Sedangkan pada pria pengangguran, hasilnya hanya sekitar 36% saja. June Davison dari British Heart Foundation menyatakan bahwa tidur siang yang dilakukan ditengah-tengah jam kerja dapat membantu dalam mengurangi resiko penyakit jantung, terutama bagi kalangan pekerja. Maka, jadwal pekerjaan dengan waktu istirahat harus diseimbangkan.

Mengingat pentingnya tidur siang bagi para pekerja sampai-sampai sebuah perusahaan alumunium dan besi di Southington Connecticut, Yarde Metals memiliki ruangan khusus bagi para pekerjanya untuk tidur siang.

Fasilitas yang diberikan di ruangan khusus untuk tidur siang itupun terbilang lengkap dimana ada bantal yang lembut, sofa kulit, penerangan yang remang-remang untuk memaksimalkan tidur siang karyawannya. Perusahaan tersebut sadar bahwa tidur siang banyak memberikan manfaat kepada setiap pekerjanya, bahkan tingkat produktifitas kalangan pekerja juga meningkat.

Mengingat betapa pentingnya tidur siang terutama untuk tingkat kesehatan organ vital manusia-jantung- maka, sebaiknya mulai saat ini Anda mengupayakan untuk tidur siang sekalipun sedang diburu oleh deadline pekerjaan.

Percayalah bahwa kalau Anda secara konsisten menyeimbangkan antara jam bekerja dan beristirahat maka kualitas hidup akan meningkat. Tidur siang memiliki banyak sekali manfaat, terutama untuk kesehatan jantung dan penurunan tingkat stres. Oleh karena itu, melakukannya secara konsisten merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan juga produktifitas kerja.

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat saja yang selama ini terkenal memiliki penduduk yang “gila kerja”, menyadari pentingnya tidur siang, kini sudah mulai memberikan waktu kepada para pekerjanya untuk beristirahat. Jadi, tidak ada alasan untuk kita tidak mengistirahatkan sejenak tubuh kita pasca makan siang.

Memprediksi Sakit Jantung Ternyata Bisa Diketahui dari Ukuran Pinggang

Selama ini, yang telah menjadi asumsi umum adalah bahwa kegemukan (obesitas) yang meningkatkan tingginya resiko terserang penyakit jantung.

Padahal ada cara yang lebih akurat untuk memprediksi apakah seseorang beresiko terkena serangan jantung atau tidak. Apakah itu? Ukuran pinggang seseorang ternyata dapat dijadikan sebagai patokan untuk mengetahui atau memprediksi kesehatan jantung dibandingkan dengan berat badan.

Dalam beberapa penelitian, telah ditemukan bahwa indeks massa tubuh (BMI) berhubungan erat dengan resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

Namun yang cukup mengejutkan adalah adanya analisis baru yang dimuat dalam Journal of America College of Cardiology yang menyatakan bahwa ukuran pinggang merupakan cara yang jauh lebih akurat untuk memprediksi kemungkinan seseorang meninggal karena serangan jantung atau penyakit lainnya.

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa seseorang yang memiliki rasio lingkar pinggang-panggul lebih dari 35 inchi (89 cm) untuk wanita atau 40 inchi (101,6 cm) untuk laki-laki, memiliki kemungkinan meninggal sampai 70% dibandingkan dengan orang yang ukuran pinggangnya lebih kecil.

Direktur penelitian di Quebec Heart and Lung Insttitute Laval university, Jean-Pierre Depres, PhD menyebutkan bahwa studi baru tersebut memberikan bukti yang lebih banyak tentang keurangan BMI dalam melakukan penilaian resiko serangan jantung. Namun demikian, metode penilaian berdasarkan indeks massa tubuh seseorang dengan ukuran pinggang akan memberikan hasil prediksi yang lebih akurat dan lebih komprehensif lagi hasilnya.
Serangan Jantung Usai Mandi dengan Air Panas

Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa orang yang terkena serangan jantung lebih banyak mengalaminya setelah mandi dengan air hangat terutama ketika udara dingin tengah merasuk dibandingkan dengan setelah melakukan aktifitas berat seperti bercinta, bekerja menjadi kuli, dan lainnya.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Chika Nishiyama dari Kyoto Prefectural University dengan meneliti sekitar 11.000 kasus serangan jantung di Osaka, Jepang, ditemukan bahwa orang yang mengalami serangan jantung setelah mandi air hangat pada musim dingin tiba, angkanya 10 kali lebih besar dibandingkan ketika musim hangat.

Penelitian tersebut seolah mengkonfirmasikan bahwa orang yang ingin menghangatkan tubuhnya ketika musim dingin tiba dengan mandi air hangat memiliki resiko terkena serangan jantung yang jauh lebih tinggi dan karenanya harus dihindari.

Selain itu, serangan jantung juga terjadi ketika orang-orang sedang terlelap tidur.  Bahkan angkanya lebih besar dibandingkan dengan orang yang mandi air hangat disaat musim dingin, yakni sebesar 22%. Untuk lebih jelasnya, berikut merupakan hasil penelitian yang menegaskan terjadinya resiko serangan jantung dengan kegiatan tertentu.

    Tidur sebanyak 22%.
    Mandi air hangat sebanyak 9%.
    Bekerja sebanyak 3%.
    Olahraga 0,5%.
    Lain-lain 65,5%.

Dilihat dari perbandingan antara mandi air hangat dan berolahraga, sebanyak 54 orang mengalami serangan jantung setelah melakukan mandi dengan air hangat. Sedangkan hanya 10 dari 10 juta orang yang mengalami serangan jantung setelah berolahraga.

Sang peneliti, Nishiyama menduga bahwa ketika orang mandi air hangat di saat musim dingin dapat menyebabkan tekanan darah menjadi turun drastis. Hal tersebut ternyata berdampak pada berkurangnya fungsi jantung secara mendadak. Dan pada beberapa kasus, langsung menyebabkan serangan jantung.
Jangan Terlalu Sering Bekerja Lembur

Anda yang hobi bekerja bahkan sampai lupa segalanya karena sedang mengejar target baik yang berhubungan dengan target finansial maupun kepuasan batiniah sebaiknya mulai mengurangi aktifitas kerja yang berlebihan. Bagaimanapun, hal yang dilakukan secara berlebihan memiliki efek yang kurang baik. Begitu juga dalam konteks bekerja dimana orang yang terlalu bersemangat bekerja bahkan sampai lembur setiap hari memicu resiko terkena serangan jantung yang cukup tinggi.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan kepada para pegawai negeri sipil di London, Inggris, terungkap bahwa pekerja yang bekerja dengan waktu lebih dari 11 jam dalam seharinya memiliki kerentanan terkena serangan jantung yang lebih tinggi.

Resikonya bisa mencapai 67% dibandingkan karyawan yang bekerja dengan jam kerja normal yakni 7-8 jam seharinya. Penelitian yang dilakukan kepada sekitar 7.000 orang dan dilakukan selama 11 tahun tersebut menemukan bahwa sekitar 192 orang mengalami serangan jantung karena terlalu berlebihan dalam bekerjanya.

Penelitian tersebut memang masih memerlukan penelitian lanjutan, namun demikian, hasil penelitian di atas patut dijadikan sebagai warning bahwa terlalu berlebihan dalam bekerja bisa meningkatkan resiko serangan jantung.

Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Melakukan hal-hal yang tidak diperkenan seperti bekerja berlebihan, mandi air hangat di kala musim dingin, dan lainnya sama saja dengan membunuh diri Anda secara perlahan. Lebih bijak jika kondisi kesehatan tubuh Anda dijaga dengan sebaik-baiknya sejak dini.